Tuesday, January 5, 2010

NUKILANcuti (I)

Bismillahirrahmanirrahim.


Aku, Kau (yang Sakit)



Rasanya perih, pedih

sudah kaumaklum

kesakitan ini lantaran diri

membiarkan jari menuding hina

menyanjung tinggi dosa - walau tidak kumahu

yang diperlakukan olehmu, teman

sini, sekadar menegah dengan hati

(ya, selemah-lemah iman)



Andai bait puisi ini

sampai kepadamu

singkaplah mata yang bisa melihat

teranglah hati yang kian bercahaya

hidayah memang milik-Nya

pun jua menuntut usaha menagihnya

(sama-sama kita tempuhi,

kesakitannya, perihnya mencari Iman)



Kesakitan beransur pergi

walau masih terasa

waktu seakan memulihkannya

tanpa siapa yang sedar

hari ini, jadilah lebih baik dari sebelumnya!

(parut hari ini adalah pedoman esoknya

agar tingkah kita, tidak tersalah lagi!)


[raehan 2010]

P.s: Alhamdulillah, mampu juga dinukil kata-kata ini. Aku tak mampu menulis seperti dahulu pun tetap aku harap aku bisa melakukan yang lebih baik daripada dahulu. Ini bukan writer's block, tapi penulisanku tertumpul sebentar. Nak mengasahnya, aku harus istiQmah! Macam pulasari kata: satu hari satu baris pun takpe! Rabbuna yuqawwiy ;D

(aslimTASLAM)

No comments:

Post a Comment