Sunday, September 27, 2009

secebisPUISI



membahasakan luka ini

lantai di tanah serendah ini
bukan mudah untuk meninggikan
sekeping kehinaan yang terbakar
lalu likat sekali bilah harapan
terlangir bersama maruah
tuntutan ini - terserta dengan darah
pada kebukatan kata-kata yang dayus
seorang manusia bertopeng serigala
-pembaham keserakahan dalam zulmat


sanggup memerahkan hati
dengan darah kelukaan
tidak ketemu penawarnya
melainkan pada serigala jadian itu sendiri



© raehan intisor 2009

No comments:

Post a Comment